Lautan Kenikmatan
Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah,
niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah
benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(Qs. An Nahl: 18)
(Qs. An Nahl: 18)
Begitu Luasnya nikmat Allah, begitu banyaknya nikmat Allah, yang jika kita disuruh menghitungnya maka sesungguhnya kita tidak pernah sanggup menghitungnya.
Ketika Allah mencabut dari kita satu saja nikmat, maka seolah kita merasa Allah mencabut seluruh nikmat itu. Seperti misalnya ketika kita Demam, Allah mengambil sedikit saja keseimbangan suhu tubuh kita tapi efek yang yang kita rasakan begitu luasnya, hingga tak sadar yang keluar bukan pujian kepada Allah seperti Nabi Ayyub ‘alaihis salam, melainkan keluhan yang tiada hentinya, bukan juga kesyukuran kita kepada Allah karena hanya satu nikmat yang di ambil kala itu.
Atau misalnya juga ketika Allah cabut rasa kantuk dari kita, maka kebanyakan dari kita mengeluh bukan mensyukurinya.
Padahal ada begitu banyak nikmat yang harusnya kita syukuri dari beberapa nikmat yang Allah cabut sementara dari kita, kita sakit tapi kita masih Allah izinkan bernafas dengan mudah. Kita sulit tidur tapi Allah masih berikan kesehatan. Dan banyak lainnya.
Saya teringat dengan kisah Rasulullah Shallahu ‘alaihi wassalam, Bagaimana kemudian beliau shalat hingga kaki nya bengkak sebagai wujud kesyukurannya kepada Allah. Padahal ia sudah mendapat jaminan untuk memasuki syurganya Allah, sedang kita apa yang kita banggakan selain dosa yang terus bertambah setiap harinya. Dan apa yang akan kita bawa ketika kita menghadap Rabb, sedang rasa syukur saja sulit untuk kita ucapkan.
Semoga Ramadhan ini menjadikan kita orang yang sadar akan nikmat banyak yang Allah berikan kepada kita.
Dan Allah berikan kemudahan untuk kita selalu mensyukuri nikmatnya
#Ramadhankareem

Comments
Post a Comment