Untuk Tuan



Tuan, 
Aku ingin menyapamu, merindu. 
Tuan, jika kita bertemu, maka aku akan mengajakmu ke tempat yang aku sering mengunjunginya. 

Pertama, Masjid kubah intan karena disana aku mulai ditempa. Dibentuk karakterku, disana aku kali pertama berkumpul dengan orang-orang sholih menjadi akhwat satu-satunya yang menjadi ketua rohis. Menjadi yang berbeda diantara lainnya. 

Kedua, Masjid Baitul Maqbul UBL, disana aku kembali hijrah ditempa lagi, menjadi orang yang berbeda, menjadi orang yang rela waktu main, waktu kosongnya untuk mengurus orang lain. Aku diajarkan seperti itu. Aku diajarkan kan untuk menjadi perempuan yang kuat, tak mudah menangis berani menghadapi siapapun untuk kebaikan. 

Ketiga, Masjid Almuslimin disini aku hijrah kembali. Karena aku baru menyadari satu hal aku harus menjadi teladan bagi orang lain. Maka disini aku belajar kembali tentang sikap, akhlak, pakaian dan mencari ilmu yang ada dalam alquran da assunah. Aku kembali belajar dari nol. Dan itu lebih membahagiakan. 

Tuan, tanyakan itu jika kita sudah bertemu. Khawatir aku terlupa. :*

Comments

Karya Lainnya

Sayap Patah

Secangkir Harapan

Penerimaan