Memilih



Kamu tak seperti biasanya malam ini, kamu yang tak banyak bicara, malam ini harus bercerita banyak. Bahkan kamu banyak menceritakan keluargamu yang aku pun tak tahu sebelumnya. Kamu menceritakan bagaimana pertemuan kita. Menceritakan yang tak pernah aku duga sebelumnya.

Kamu juga lebih banyak tersenyum, kamu terlihat bahagia malam ini. Dan aku belum tahu pasti apa yang membuatmu jauh berbeda malam ini.

Aku bahagia, katamu dalam sebuah pesan. Padahal sudah jelas kita saling berhadapan malam ini tapi nyatanya kamu memilih menyampaikan dua kata itu lewat pesan.

Bahagia bisa bertemu denganmu, terlebih diperbolehkan untuk bertemu dan mengenal keluargamu. Pesan yang berbeda tak lama masuk kembali ke dalam layar flat dengan merk asus.

Aku hanya memandangmu, tak berani bertanya apapun kepadamu. Cukuplah bahagia yang kamu rasakan. Aku tak ingin menanyakan sesuatu yang mungkin akan merusak bahagiamu.

Kamu melanjutkan perbincangan itu dengan keluargaku. Kantuk yang menghampiriku, tak bisa membuatku untuk bertahan lagi meski hanya untuk mendengarkan sedikit saja obrolan itu.
Aku terlelap. Dan kamu masih harus banyak bercerita atau bahkan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang entah berapa banyak lagi yang harus kamu jawab.

Semoga kamu tidak berfikir untuk mundur sedikit pun.

Comments

Karya Lainnya

Sayap Patah

Secangkir Harapan

Penerimaan