Jangan Gadaikan Niat Kebaikan
Um boleh gx kalo kita niat menikah untuk bisa keluar dari pekerjaan yang sekarang ini?
Salah satu pertanyaan yang dilontarkan oleh teman saya saat pertemuan dalam Tarbiyah kemarin. Bagi kami yang masih Singelillah InsyaAllah, terkadang kami masih sering berfikir bahwa dengan menikah kami bisa tidak bekerja lagi, kami bisa mengurangi khalwat, atau lebih tenang ketika mungkin kami ingin melakukan perjalanan atau banyak hal yang tidak bisa dilakukan sendiri. dan pertanyaan di atas adalah salah satu pertanyaan teman saya yang baru hijrah, Ia adalah seorang Banker. Kami masih sering berfikir bahwa menikah adalah solusi segalanya.
Akhwatfillah, perbaiki niat. Jangan karena untuk meninggalkan satu kemaksiatan kita menggadaikan niat kebaikan kita. Jika memang ingin meninggalkan kemaksiatan karena Allah maka minta kepada Allah agar kita dimudahkan untuk meninggalkan kemaksiatan tersebut.
Jika ingin keluar dari Bank (tempat saat ini anti bekerja) minta kepada Allah untuk dikeluarkan sesegera mungkin dan minta pengganti yang lebih baik. jangan kita berniat untuk menikah hanya untuk keluar dari pekerjaan.
Bagaimana jika kita tidak di Taqdirkan untuk menikah tidak dalam waktu dekat. lantas mau sampai kapan kita keluar dari pekerjaan kita, sedang kita niat keluar dari pekerjaan tersebut jika setelah menikah sehingga ada alasan yang meyakinkan kepada orang tua untuk bisa keluar dari tempat pekerjaan saat ini (Bank).
Maka Akhwatfillah minta solusi kepada Allah, Rencana Allah pasti baik. jangan membuat rencana yang kita duga-duga baik tanpa melibatkan Allah.
Ada kisah itu tentang teman saya, dia sangat menjaga dirinya untuk tidak bersafar tanpa mahram. Maka dia sempat menyampaikan keiinginannya bahwa saya ingin menikah sehingga saya bisa bersafar kemana-mana tanpa memusingkan llagi mahram.
apakah salah jika berfikir seperti itu akhwat?
tidakkan? tapi nyatanya sekarang ini setelah dia menikah dia saat ini bekerja di Malang dan suaminya di Kalimantan. apakah kemudian dia bisa bersafar dengan mudah dengan mahramnya?
itulah akhwatfillah jangan menjadikan sesuatu yang terlihat baik itu sebuah solusi. niatkan semuanya karena Allah. libatkan Allah dalam setiap kehidupan termasuk pengambilan keputusan. kita tidak pernah tau taqdir apa yang sedang Allah rancang untuk kita tapi selama kita melkukan kebaikan Allah akan mudahkan untuk kita melakukan kebaikan. minta ke Allah untuk di istiqomahkan.
Maka ketika kita akan melakukan sesuatu Perbaiki niat kita Hanya untuk Allah. The Only One (Allah) bukan karena yang lain. adapun nanti ada keinginan kita yang tercapai didalamnya jadikan itu sebagai bonus bagi kita.
Semoga Allah istiqomahkan kita untuk selalu berada dalam kebaikan.

Comments
Post a Comment