Pernyataan


Heeii Selamat Anniversary, satu tahun di modusin aku teh. wkwk

Seperti menekankan kembali bahwa yang ia lakukan selama ini adalah hanya modus belaka, bukan sebuah keseriusan atau apapun yang selama ini aku anggap walaupun kenyataannya memang benar.

Ia seolah ingin menyadarkan tentang perasaanku, bahwa itu tak boleh hadir diantara kita.

Aku tertawa membaca pesanmu, lebih tepatnya mentertawakan diri sendiri.

Sebait pesan yang membuatku berfikir untuk mengambil kembali keputusan yang pernah aku simpan berbulan-bulan lamanya.

Ah, sudah tertebak bahwa endingnya akan seperti ini. Walaupun nyatanya aku berharap aku mendapat ending yang berbeda dari sekian kisah yang pernah aku lewati. Berharap ending yang bahagia. Aku dengan perasaanku dan kamu membalasnya. Namun nyatanya tidak.

Aku tersadarkan kembali, bahwa selama ini aku menghabiskan perasaan ku kepada orang yang salah dan lagi-lagi aku menitip cinta itu kepada orang yang benar-benar tak memakai cinta nya.

Ingat sekali bagaimana semua ini bermula, kamu yang memulai tapi saat ini kamu yang memaksa untuk aku yang mengakhiri. Dan ketika aku belum ingin menyelesaikannya kamu memaksaku berhenti.

Tak ayal luka lama itu kembali menganga. Kembali menyadarkan bahwa orang yang datang dalam kehidupan tak semuanya mereka menetap, bisa jadi ia hanya singgah kemudian pergi, seperti kamu.

Terima kasih karena kamu sudah menyadarkan tentang beberapa hal. Bahwa hidup tidak selalu tentang apa yang kita inginkan. Tapi juga tentang ingin orang yang hadir dan silih berganti di kehidupan kita atau tentang perasaan yang tertinggal begitu saja.

Menjelang pagi,

Comments

Karya Lainnya

Sayap Patah

Secangkir Harapan

Penerimaan