Perempuan-perempuan Hebat
Jika kau berkunjung ke Universitas Bandar Lampung, maka sempatkan untuk berkunjung ke gedung Rektorat, kemudian naiklah lift dan berhenti dilantai yang paling atas, salah, bukan lantai paling atas, tapi sebelum lantai paling atas.
Ketika pintu lift terbuka kau akan melihat anak tangga menuju ke lantai selanjutnya, ke arah kanan akan kau temukan kabel-kabel listrik dan alat pemadam kebakaran, jangan kesana jika kau kesana maka kau hanya akan berdiri disitu karena tembok penghalang kegedung sebelah sudah menjulang tinggi bahkan menutupi. Berbalik arahlah, maka akan kau dapati tulisan besar dengan bacaan “FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK” yah itu fakultasku. Dan akan kau temukan juga beberapa ruang, 2 ruang kelas ukuran besar dengan kapasitas 60 dan 40, dan 1 kelas small dengan kapasitas 10 orang dan kelas inilah kelas yang paling menyeramkan bagi mahasiswa semester akhir, bukan karena angker, tapi disanalah tempat untuk memperjuangkan hasil akhir kuliah. Yah berjuang mempertahankan argumen dan hasil penelitian didepan para dosen, DR, dan Proffesor. Juga ada beberapa ruang dosen bukan beberapa tapi ada 3 ruang prodi dan 1 ruang dekan. Dan 1 ruang perpustakaan fisip sering akau menyebutnya ruang baca mini. Karena memang buku yang dipunya belum seberapa banyak, hanya ada 3 rak yang memenuhi ruangan itu.
Jangan berhenti disitu, Berjalanlah lurus, dan berhenti dimeja front office, tengoklah kekiri maka kau akan temukan seorang ibu yang selalu duduk dimeja komputer. Ibu yang sederhana dan lebih terlihat cuek bagi yang belum mengenalnya. Jika kalian berfikir ibu itu jutek penilaian kalian benar. Karena memang wajahnya menurutku terlihat sangar, maka benar janganlah sekali-kali kita menilai hanya
dengan melihat covernya saja, hanya melihat raut wajahnya, kenalilah ia dengan baik maka kau akan temukan sosok yang berbeda darinya. Ia adalah seorang yang suka sekali memuji seolah tak ada yang lebih baik dari yang ia puji, maka tatkala orang mendengar pujian darinya tersentuhlah ia, sosok yang selalu khawatir dengan anak-anaknya jika waktunya pulang sekolah hp nya belum berdering, sosok yang akan berkata kenyang ketika melihat anaknya makan, sosok yang sabar dengan hinaan bahkan cercaan orang, sosok yang tetap tenang walaupun orang sudah berkata apa-apa tentang dirinya, sosok yang belum pernah marah dari awal aku mengenalnya. Sosok yang selalu membuat aku menyesal ketika aku sibuk dengan kerjaan sendiri sedang ia bingung dengan apa yang ia kerjakan. sosok yang.... ah aku tak bisa menggambarkannya dengan kata-kata. sosok yang aku merasa sangat nyaman ketika berbicara dengannya. Aku belajar darinya tentang kesabaran dalam cercaan, belajar tentang arti kedewasaan. Mengingatkan aku pada sosok seorang ibu nun jauh dimata.
Dek berkas kompre dimana, ? Tanyanya membangunkanku dari lamunan panjang
terhenyak, bangun dari meja kuambilkan berkasnya
dan segera memberikan berkas yang diminta dan ia meninggalkan ku. Berjalan keluar dengan tergesa-gesa. Ah, kau selalu begitu.
-----------------------------------------------------
selalu ada sosok hebat disekitar kita yang akan menjadikan kita hebat,
akuilah itu...

Comments
Post a Comment