Pahlawan Hatiku
![]() |
| Ilustrasi |
Diteriknya mentari siang itu kita duduk berdua, di tengah kebun jagung yang baru kita tanam.
kau selalu mengajakku kemana-mana termasuk ke kebun hari itu. tapi tak seperti minggu sebelumnya biasanya kau mengajakku untuk menebang pohon pisang katamu aku yang paling gagah dari yang lain makanya kau mengajakku kemana-mana. hari ini kau mengajarkanku bagaimana cara menanam jagung.
kalo anak petani itu harus tau paling tidak cara menanamnya, jangan cuma makannya aja.
capek tidak? katamu dengan senyum mu yang khas diselingi tawa.
yah beginilah kalo dikebun, panas kepanasan hujan kehujanan, gx seperti di kampus. katamu sambil memakan bekal siang yang ibu siapkan untuk kita berdua.
aku hanya tersenyum ketika kau menceritakannya padaku,
gimana kuliahmu, lancar kan? tanyamu kembali
lancar, kataku sambil membereskan wadah bekal makan siang kita.
kau lebih banyak bertanya hari itu tak seperti biasanya.
eh iya, kemarin si dira bawa temen-temen kuliah kerumahnya, katanya pacarnya.
kamu kalo ada pacar kenalkan ke abah, ajak maen ke rumah. katanya dengan wajah penuh tanya.
belum ah bah, aku masih mau fokus di kuliah ku. lagian mikirin kuliah aja pusing nya kayak begini apalgi di tambah urusan pacar. kataku nyerocos tanpa jeda memberikan penjelasan kepadamu
kamu hanya tersenyum mendengar penjelasanku tak ada lagi tanya.
ayok kita pulang katamu berdiri membawa tas kebun yang berisi sayur untuk ibu.
bagiku, cukup kamu yang ada dihatiku saat ini
untuk jadi pahlawan hatiku
untuk jadi pendengar setiaku
untuk jadi tempat bertanyaku
karena kamu pahlawan hatiku
jika memang suatu saat ada yang memintaku darimu biarkan aku tetap menempatkanmu diruang hati istimewaku tanpa harus menggesernya.
untukmu pahlawan hatiku

Bapak ku pahlawan ku
ReplyDeleteKasih sayang yang tak diperlihatkan. Ckckck
kasih yang tak pernah nampak, tapi begitu besar di rasa.
ReplyDeleteitulah kasih sayang ayah pada anaknya. :)